REHABILITASI OBESITAS

Rehabilitasi Obesitas

Dr. dr. Tirza Z. Tamin, Sp.KFR-K

Department of Physical Medicine and Rehabilitation, Cipto Mangunkusomo Hospital


Apakah obesitas itu?

Obesitas merupakan suatu keadaan penumpukan lemak yang berlebih di dalam tubuh. Sehari-hari obesitas dikenal dengan tampilan fisik yang mengarah pada sebutan kegemukan, gendut, atau gembrot.

Bagaimana cara kita mengetahui apakah berat badan (BB) kita ideal atau obesitas?

Caranya adalah dengan menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT), yaitu membandingkan antara BB (kg) dengan nilai kuadrat tinggi badan (m²)

Klasifikasi

IMT  (Kg/m²)

BB Kurang

<18.5

Normal

18.5 – 22.5

BB Berlebih

23

Risiko Obesitas

23 – 24.9

Obesitas I

25 – 29.9

Obesitas II

≥30

 Apakah yang menyebabkan obesitas?

  1. Ketidakseimbangan antara intake kalori (makanan yang masuk) dengan output (kalori yang digunakan)
  2. Faktor genetik (bawaan)
  3. Faktor lingkungan
  4. Faktor psikis

Apa yang akan terjadi akibat obesitas?

  1. Penyakit jantung koroner
  2. Hiperkolesterolemia/ kolesterol berlebih
  3. Kencing manis
  4. Tekanan darah tinggi
  5. Gangguan otot dan tulang (misalnya pengapuran pada tulang belakang dan lutut)
  6. Gangguan tidur obstruktif

Apa saja penanganan obesitas?

  • Edukasi diet seimbang dan modifikasi gaya hidup
  • Pengaturan aktivitas fisik dan latihan fisik
  • Medikamentosa (obat-obatan) untuk penurunan berat badan
  • Alat bantu (ortosis) yang sesuai dengan kondisi pasien

Apa saja terapi latihan yang diperlukan?

  1. Latihan aerobik
  2. Latihan kekuatan dan ketahanan otot
  3. Latihan kelenturan otot
  4. Latihan keseimbangan

Apa tujuan dari terapi latihan?

  • Menurunkan dan menjaga berat badan
  • Meningkatkan kebugaran fisik
  • Mencegah dan mengurangi risiko terjadinya komplikasi
  • Meningkatkan kualitas hidup

Apa saja yang dilakukan Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (Sp.KFR) dalam penanganan obesitas?

  • Analisa tingkat aktivitas fisik termasuk olahraga, terdapat komplikasi/ tidak, serta penanganan yang sudah dilakukan sebelumnya
  • Penentuan klasifikasi obesitas
  • Pengukuran lingkar perut
  • Penentuan dosis latihan dengan melakukan uji ketahanan kardiorespirasi, uji kekuatan otot, dan uji keseimbangan dengan memperhatikan ada/ tidaknya komplikasi
  • Pemberian latihan aerobik, kekuatan, ketahanan, kelenturan otot, dan keseimbangan berdasarkan hasil uji latih per individu
  • Monitoring dan evaluasi terhadap latihan yang telah diberikan

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *