NYERI PUNGGUNG BAWAH (LOW BACK PAIN/ LBP)

Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain/ LBP)

Dr. dr. Tirza Z. Tamin, Sp.KFR-K

Department of Physical Medicine and Rehabilitation, Cipto Mangunkusomo Hospital


Apakah anda pernah merasakan nyeri, kaku, kejang otot di daerah punggung, serta sulit melakukan suatu gerakan?

Nyeri punggung dapat disebabkan oleh posisi membungkuk dan mengangkat yang tidak benar, postur yang sama dalam waktu yang lama, perubahan posisi tubuh saat aktivitas sehingga terjadi cedera otot punggung, penjepitan serabut saraf pada tulang belakang, stress,obesitas, dan kecemasan.

Nyeri punggung lebih umum terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria. Sekitar 50% – 80% orang dewasa yang bekerja mengalami LBP tiap tahunnya.

Nyeri punggung terdiri dari beberapa tipe, yaitu mekanik dimana nyeri pinggang terjadi karena penggunaan otot secara berlebihan atau akibat cedera yang menimbulkan ketegangan pada otot, psikogenik dimana nyeri kronis yang umumnya ditemukan pada penderita depresi dan kecemasan., serta neurogenik dimana nyeri punggung terjadi karena gangguan pada saraf tulang belakang.

Nyeri punggung dapat dihindari dengan menjaga postur tubuh yang baik, beristirahat secara teratur setelah duduk atau berdiri lama, maupun menggunakan handuk yang digulung dan diletakkan di punggung bawah pada saat duduk yang berguna sebagai penyangga, serta mengatur meja kerja atau lingkungan kantor atau rumah yang sesuai dengan postur yang nyaman. Hal-hal ini dilakukan agar dapat mengurangi nyeri pada punggung bawah.

Apa yang dapat anda lakukan bila mengalami nyeri punggung ?

Nyeri punggung bawah dapat berkurang apabila anda  melakukan kompres dingin segera setelah cedera selama 2 – 3 hari dan setelah 3 hari, ganti dengan kompres hangat. Hal lain yang dapat dilakukan adalah metode relaksasi, melakukan masase/pijat, serta mobilisasi dini dan latihan fisik. Namun apabila nyeri terus berkepanjangan, nyeri dapat dikurangi dengan mengkonsumsi obat pereda nyeri.

Bagaimana latihan yang baik untuk punggung anda?

Pada posisi berbaring serta menekuk lutut, lakukan:

  1. Letakkan tangan di belakang kaki kanan, dan tarik ke arah dada hingga dirasakan regangan pada punggung bawah. Ulangi pada kaki kiri.
  2. Angkat kedua tungkai anda hingga bagian lutut menyentuh dada.
  3. Relaksasi dengan kedua lengan di atas kepala. Kencangkan otot perut bawah dan bokong anda secara bersamaan sehingga pinggang menempel ke alas tidur.

Latihan harus dilakukan perlahan-lahan dan senyaman mungkin. Gerakan diatas dapat dilakukan sebanyak 10 kali, sebanyak 2-3 kali sehari. Bila nyeri bertambah, hentikan latihan dan segeralah konsultasi ke dokter.

Hindari tirah baring yang terlalu lama karena akan menyebabkan kekakuan dan otot-otot akan menjadi lemah. Tetaplah aktif dan jagalah kesehatan dengan berolahraga teratur.

Berkonsultasilah dengan dokter apabila nyeri punggung disertai dengan kelemahan pada otot kaki, anda tidak dapat menahan BAB dan BAK, nyeri memberat setelah beristirahat selama 2 hari, demam atau mengigil, nyeri saat BAK atau ditemukan darah pada urin, serta terdapat riwayat cedera tulang belakang.

Sumber :

  • Kisner C, Colby LA. Therapeutic Exercise. Philadelphia : Davis Company, 2007
  • Braddom RL, Chan L, Harrast MA. Physical Medicine and Rehabilitation. 4th ed. Philadelphia : Elsevier Saunders; 2011
  • DeLisa JA, Frontera WR, Gans BM, Walsh NE, Robinson LR. Physical Medicine & Rehabilitation. 5th ed. Philadelphia : Lippincott Williams&Wilkins; 2010.
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *